<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532</id><updated>2011-04-21T14:33:48.908-07:00</updated><title type='text'>Karunia</title><subtitle type='html'>Smile</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>13</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-6024204591564444419</id><published>2008-05-21T20:31:00.000-07:00</published><updated>2008-05-21T20:33:22.933-07:00</updated><title type='text'>Politik Media Ala Julia Perez</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;br /&gt;Baik buruknya image seseorang, salah satunya dipengaruhi oleh media massa. Semakin banyak media mempublikasikan hal baik orang, maka orang tersebut bertambah populer dengan citra positif. Begitu pula sebaliknya. Nah, sekarang artis sensual Julia Perez (JP), sedang dihadapkan dengan persoalan itu. Namun JP tak kebakaran jenggot, tetap tenang dalam mengambil langkah.&lt;br /&gt;Kasus yang dihadapinya adalah album terbarunya berjudul “Kama Sutra” (KM) memberikan kondom grratis bagi setiap pembeli album. Kemudian goyangan Julia Perez dalam video clip, membuat birahi kaum adam melejit. Al hasil, kini berkembang isu pencekalan JP manggung dibeberapa tempat dan penarikan album Kama Sutra. Ketika isu tersebut dikonfirmasi ke Julia Perez, maka kata-kata yang ke luar dari lisannya dingin dan tidak amarah. Agar bisa meredam persoalan.&lt;br /&gt;Hal itu sungguh berbeda dengan Dewi Persik. Saat ada pelarangan tampil oleh Bupati Tangerang. Maka tanggapan artis yang terkenal dengan goyang gergaji, inipun, cenderung beringas, emosional dan menantang kepada penguasa. Lihatlah ekspresinya ketika ditangangkan di infotaiment seperti : Insert, Kabar-Kabari, I Gosip, Kasak-Kasuk, Ekspreso dll.&lt;br /&gt;Dia kurang bisa mengontrol amarahnya, padahal perilakunya diliput banyak media dan ditonton puluhan juta pemirsa. Masyarakat pun berang dengan kelakuanya hingga di Tangerang ada sweeping mengenai kaset, vcd dan gambar dari salah satu ormas keagamaan kemudian dibakar. Kondisi seperti itupun justeru menambah keras kepala mantan istri Saiful Jamil. Mentri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Adiasa Daud pun ikut turun tangan.&lt;br /&gt;Dewi Persik sekarang baru terkena getahnya, pencekalan dimana-mana mulai Tangerang, Bandung, Sumatera Barat. Daerah mana yang lagi menyusul ? Karir keartisannya hancur, sebab ketidakpirannya tampil di depan media. Padahal tingkat kekeliruan antara Dewi Persik dan Julia Perez, maka lebih parah JP. Si Goyang Gergaji dan Julia Perez dicekal lantaran goyanganya maut dan pakaian serba terbuka.&lt;br /&gt;Sedang JP lebih diperparah dengan hadiah kondom gratis setiap pembelian albumnya. Dan himbauan kepada konsumen semisal “ Album ini hanya boleh dibeli bagi orang yang berusia tujuh belas tahun” itu belum ada. Jadi anak-anak di bawah umur bisa membelinya. Tentu mengerikan ! Alasan Julia Perez, mengapa hal ini ditempuh, karena untuk mengurangi penularan HIV/AIDS. Namun apabila dibaca dalam perspektif agama, maka keputusan yang diambil Julia Perez cenderung mendukung sek bebas pra nikah.&lt;br /&gt;Tidak heran kalau Mentri Peranan Wanita Mutya Hatta, jugu urun rembug dalam album Kama Sutra. Kini pun tudingan negatif tertuju kepada wanita yang bersuamikan orang Perancis. Wartawan infotaiment memburu JP, untuk memperoleh tanggapan seputar masalah yang dihadapi. Hasilnya Julia Perez, dijejali ribuan pertanyaan, ia pun mampu menjawab dengan alur runut, rasional dan nada datar.&lt;br /&gt;Berbeda dengan Dewi Persik cenderung emosional dan ceplas-ceplos, tidak memikirkan kata-kata yang akan diucapankan. Padahal setiap statement yang muncul di media mempunyai pengaruh bagi yang mengatakan. Permainan JP pun tidak berhenti di situ saja. Dia bersama wartawan kemudian bersilaturohmi ke Ustad Baihaqi Adnan, untuk meminta nasehat album Kamasutra.&lt;br /&gt;Mediapun pun secara serempak memberitakan JP silaturohmi ke tempat ustadznya. Pakaiannya berbeda dari biasanya lebih rapat dan tertutup menandakan seorang muslimah. Artis bernama asli Yulia Rachmawati cukuo piawai mencitrakan diri kepada media. Langkah meminta nasehat kepada ustadz, menjadi sabun pembersih bagi diri. Yang selama ini dikenal sebagai arti sensual, vulgar, dan mania sek.&lt;br /&gt;Alhasil, persoalan yang dihadapi Julia Perez tensinya mulai turun. Profesinya keartisannya terselamatkan, jadwal manggung padat dan albumnya bisa ditemui di pasaran. Politik media JP lebih matang, media dianggap pisau satu sisi bisa menjadi pengais rizki. Namun sisi yang lain bisa membunuh dirinya sendiri. &lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="right"&gt;&lt;br /&gt;Dani Kurniawan&lt;br /&gt;Mahasiswa KPI UIN Sunan Kalijaga&lt;br /&gt;Redaktur “Kuntum” Lembaga Pers Pimpinan Pusat Ikatan Remaja Muhammadiyah (PP IRM)&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;span style="color:#33cc00;"&gt;&lt;/span&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-6024204591564444419?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/6024204591564444419/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=6024204591564444419&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/6024204591564444419'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/6024204591564444419'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2008/05/politik-media-ala-julia-perez.html' title='Politik Media Ala Julia Perez'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-2192048098567163822</id><published>2008-01-12T06:49:00.000-08:00</published><updated>2008-01-12T06:50:26.573-08:00</updated><title type='text'>Rasa Jurnalistik</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;PENGANTAR STUDI JURNALISTIK&lt;br /&gt;Oleh Dani Kurniawan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Jurnalistik (journalistiek, Belanda) Proses kegiatan pencarian, peliputan, penulisan, penyuntingan, dan penyampaian berita kepada khalayak melalui saluran media tertentu. Kata di atas berasal dari akar kata yakni (diurma ‘harian’, Latin; jour ‘hari’, Prancis), intinya jurnalistik adalah kegiatan membuat laporan harian, mulai dari tahap peliputan sampai dengan penyebarannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SEJARAH JURNALISTIK&lt;br /&gt;Menurut  sumber (Harahap, dalam Mardjuki, 1984), tradisi jurnalistik dimulai pada tahun 600 Sebelum Masehi. Ketika itu di Peking, Tiongkok, diterbitkan surat kabar pertama King Pao. Terbit sekali seminggu dan isinya mengenai keputusan-keputusan Dewan Penasihat atau berita-berita mengenai keluarga raja.&lt;br /&gt;Di Kekaisaran Romawi surat kabar pertama yang bernama Acta Diurna baru muncul pada tahun 59 Sebelum Masehi, yaitu pada zaman pemerintahan Julius Caesar. Waktu itu  Caesar memerintahkan agar semua keputusan senat Romawi ditempelkan di ruang muka gedung senat.&lt;br /&gt;Tempelan keputusan itu disebut Acata Senatus. Semua keputusan senat penting diketahui umum, sehingga Acta Senatus merupakan “surat kabar” resmi Banyak yang menaruh perhatian pada Acta Senatus, khususnya tuan—tuan tanah. Mereka menggaji orang yang setiap hari kerjanya menyalins emua berita resmi dalam Acta Senatus. Dan ilham pun datang pada tukang catat itu untuk memperdagangkan hasil  salinan mereka atas berita-berita resmi. Salinan ini dijual pada tuan tanah yang tak memiliki sekretaris. Jualannya ini dinamakan Acta Diurna, dan pekerjanya disebut Acta Diurnarii. Dari sinilah berasal kata journal dalam bahasa Perancis.&lt;br /&gt;Di Indonesia surat kabar pertama berbahasa Belanda beranama Bataviasche Nouvelles en Politique Raisonnementes yang disingkat jadi Bataviasche Nouvellles. Terbit pertama kali pada 7 Agustus 1744 dan berakhir pada tanggal 20 Juni 1746 (Soedarjo Tjokrosisworo 1958:134). Surat kabar untuk bacaan penduduk, dengan bahasa rakyat, bahasa darah atau melayu terbit pertama kali di Surabaya, yaitu mingguan Bromartani, usaha suatu kongsi Belanda Harteveldt &amp;amp; Co. Bromartani bukan surat kabar Indonesia, bukan koran nasional. Surat kabar nasional yang pertama ialah harian Medanprijaji, terbit di Jakarta, 1910.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PERKEMBANGAN JURNALISTIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;JURNALISTIK&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                  JURNALISTIK ELEKTRONIK&lt;br /&gt;                                                                       (TELEVISI, RADIO dan INTERNET)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;                                                                                   JURNALISTIK  CETAK&lt;br /&gt;                                                                     (MAJALAH,KORAN, BULETIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KARYA JURNALISTIK&lt;br /&gt;1. Berita&lt;br /&gt;Karya jurnalistik yang utama adalah berita. Yaitu laporan yang tercatat bentuk fakta atau opini yang dianggap penting,menarik dan bermanfaat bagi masyarakat. Syarat berita : benar terjadi,actual, apa adanya, tersusun baik, menarik, lengkap. Lengkap di sini mengandung 5 W + 1 H what (apa),who(siapa),where(dimana),when(kapan),why (mengapa), dan how (Bagaimana)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Feature&lt;br /&gt;            Feature sering disebut dengan berita kisah sebab gaya penulisannya menitik beratkan kepada perasaan manusia.Selain mendapatkan berita, Feature juga harus bisa memainkan perasaan hati pembaca baik itu sedih, marah, riang atau gembira. Akan tetapi untuk mendefinisikan sebuah Feature mengalami kesulitan, sebab para pakar jurnaliistik belum ada kesepakatan.&lt;br /&gt;            Intinya Feature sebuah tulisan yang berdasarkan  fakta-fakta di lapangan dan mampu menggugah rasa emosional, menghibur, memunculkan empati dan keharuan. Dengan kata lain, sebuah Feature juga harus mengandung segi human interest menyentuh rasa manusiawi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Artikel&lt;br /&gt;Definisi Artikel : Sebuah karangan faktual (non fiksi) tentang suatu masalah secara lengkap yang panjangnya tidak tentu untuk di media massa (koran, majalah &amp;amp; buletin). Selama ini kita masih merasa sulit untuk menulis sebuah artikel baik misalnya sulit untuk memulai, macet di tengah jalan ?. Menurut Ahmad Yosi Herfanda (Redaktur Republika) menyampaikan “ Semua permasalahan akan hilang apabila selalu rajin belajar dan memaksa diri untuk menulis”&lt;br /&gt;4. Tajuk Rencana&lt;br /&gt;Salah satu rubrik dalam, yang hanya boleh ditulis oleh pemimpin redaksi atau redaktur senior. Isi Tajuk Rencana adalah penulisan kembali inti sari berita utama namun dianalisis lebih mendalam. Melalui Tajuk Rencanalah redaksi media tersebut menunjukan sikap atau visinya dalam penilaian sebuah berita yang sedang terjadi di masyarakat.&lt;br /&gt;5. Resensi&lt;br /&gt;Resensi berasal dari bahasa Belanda recencie, dalam bahasa Inggris review Kata tersebut sendiri berasal dari kata Latin ‘revidere’ dan ‘resence’, artinya melihat kembali, menimbang atau menilai. Artinya adalah memberikan pertimbangan, penilaian kelemahan atau kelebihan suatu buku. Mampu mendorong kepada pembaca untuk membaca buku tersebut atau meninggalkannya. Syarat buku yang diresensi harus baru maksimal satu tahun yang lalu.&lt;br /&gt;Dani Kurniawan&lt;br /&gt;Pimpinan Redaksi Majalah Kuntum&lt;br /&gt;Pemimpi Penakluk Dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TEKNIK REPORTASE&lt;br /&gt;Oleh Dani Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Reportase  berasal bahasa Inggris yaitu dari kata “report “yang berarti laporan. Reportase merupakan cara untuk menggali informasi dalam penulisan berita. Dalam realitasnya reportase hampir mirip dengan wawancara. Walaupun reportase tidak sebatas melakukan wawanca semata, namun ada diskusi dan obeservasi di lapangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persiapan Reportase&lt;br /&gt;Dalam melakukan reportase kita jangan hanya bermodal nekat tanpa memiliki persiapan memadai. Sebab nanti kita akan mengalami banyak kesulitan atau hambatan. Adapaun persiapannya berikut ini :&lt;br /&gt;1.Topik&lt;br /&gt;Dalam melakukan reportase kita harus mengetahui topik pembicaraan yang akan ditanyakan. Hal ini harus diperhatikan betul agar pewawancara tidak mengalami kebingungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Membuat Daftar Pertanyaan&lt;br /&gt;Daftar pertanyaan perlu dibuat agar membantu diri kita dalam mengajukan pertanyaan kepada narasumber. Apabila kita tidak cepat mengajukan pertanyaan kepada narasuber maka dapat dikatakan kita wartawan kurang profesional, dan jelas ini merugikan diri kita.&lt;br /&gt;3. Peralatan Penunjang&lt;br /&gt;Persiapan lainnya, peralatan yang diperlukan antara lain, bloknote, ballpoint, tape recorder atau kamera kalau memang diperlukan. Dianjurkan untuk berpakaian rapi dan menghindari penampilan yang kurang sopan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pelaksanaan Reportase.&lt;br /&gt;1. Datang tepat pada waktu yang telah disepakati&lt;br /&gt;2. Memperhatikan penampilan&lt;br /&gt;3. Datang dengan menguasai topik masalah.&lt;br /&gt;4. Sebaiknya mengemukakan alasan kedatangan (maksud dan tujuan) sebagai pengantar basa-basi untuk menjaga suasana psikologi interviewee.&lt;br /&gt;5. Pertanyaan hendaknya dimulai dengan hal-hal umum (secara garis besar) dan setiap pernyaan mengarah narasumber pada inti persoalan&lt;br /&gt;6. Pernyaan tidak bersifat interogatif atau terkesan memojokan interviewee.&lt;br /&gt;7. Dengarkan jawaban dengan baik, dan boleh menyela jika narasumber menyimpang dari topiknya. Namun sebaiknya, selaan dilakukan dengan keramahan.&lt;br /&gt;8. Siapkan catatan, rajinlah untuk mencatatnya dan mengajukan pertanyaan baru selama masih sejalur dengan topik yang dibicarakan. Sebab, dalam proses wawancara kadang muncul pertanyaan baru yang bisa dikembangkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENULISAN BERITA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Berita :&lt;br /&gt;William S Maulsby yang mengatakan bahwa berita adalah “Suatu penuturan secara benar-benar dan tidak memihak dari fakta-fakta yang mempunyai arti penting dan baru terjadi, yang dapat menarik perhatian para pembaca surat kabar&lt;br /&gt;Nancy Nasution, yakni: Laporan tentang peristiwa-peristiwa yang terjadi, yang ingin diketahui oleh umum, dengan sifat-sifat aktual, terjadi di lingkungan pembaca, mengenai tokoh terkemuka, akibat peristiwa tersebut berpengaruh terhadap pembaca (Dalam Basuki 1983:1).&lt;br /&gt;Seorang wartawan Amerika, George C Bastian,bahkan telah membuat definisi yang menarik yang disebut sebagai “News Arithmatic” yang penulis modifikasi sebagai berikut:&lt;br /&gt;1 orang biasa +kehidupan biasa = 0 ( Artinya bukan berita)&lt;br /&gt;1 orang biasa + petualangan luar biasa = NEWS&lt;br /&gt;1 suami + 1 istri = 0&lt;br /&gt;1 suami + 7 istri = NEWS&lt;br /&gt;1 orang + kelebihan = NEWS&lt;br /&gt;1 orang + usia 79 tahun = 0&lt;br /&gt;1 orang + usia 100 tahun = NEWS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber Berita :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber berita terbagi menjadi dua:&lt;br /&gt;1. Manusia, manusia merupakan sumber berita yang tidak akan ada habisnya. Sumber berita yang layak bagi sosok manusia seperti ketokohan, kepahlawanan, prestasi, ketenaran, keluacuan. Sumber berita pada diri manusia tidak akan ada habisnya bila kita sebagai calon jurnalis peka untuk mencari berita.&lt;br /&gt;2. Peristiwa, peristiwa merupakan event, kejadian yang direncanakan atau tidak direncanakan. Peristiwa yang direncanakan seperti peresmian gedung, ulang tahun, kunjungan. Sedangkan peristiwa yang tidak direncanakan seperti kebakaran, pembunuhan, pencopetan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syarat Berita.&lt;br /&gt;Menarik,&lt;br /&gt;Artinya mengundang orang untuk membaca berita yang kita tulis. Berita disamping menyangkut kepentingan orang banyak, juga berita yang bersifat menghibur (lucu), mengandung keganjilan atau keanehan, atau berita human interest, (menyentuh emosi dan menggugah perasaan).&lt;br /&gt;Fakta&lt;br /&gt;Dalam menulis berita wartawan harus berdasarkan fakta-fakta yang terjadi di masyarakat. Dalam dunia jurnalistik fakta harus terdiri dari kejadian nyata, pendapat atau pernyataan sumber berita.&lt;br /&gt;Penting,&lt;br /&gt;Artinya menyangkut kepentingan orang banyak. Misalnya peristiwa yang berpengaruh pada kepentingan orang banyak. Berita yang penting akan menimbulkan dampak yang luas bagi masyarakat. Contoh mudah berkaitan berita penting yang menimbulkan dampak yang luar bagi masyarakat semisal kenaikan BBM, Presiden baru atau bencana alam. Sehingga para jurnalis sering menyebut bahwa berita adalah sejarah dalam keadaannya yang tergesa-gesa.&lt;br /&gt;Obyektif&lt;br /&gt;Dalam menulis wartawan harus obyektif ada adanya sesuai dengan keadaan sebenarnya. Tidak boleh dibumbui atau ditambah dengan hal lain. Di sinilah seorang wartawan dituntunt untuk berlaku adil,jujur dan tidak memihak.&lt;br /&gt;Lengkap&lt;br /&gt;           Berita yang ditulis oleh wartawan hendaknya lengkap sesuai dengan kaidah yang ada. Yakni memenuhi 5 W + 1 H, what (apa),who(siapa),where(dimana),when(kapan),why (mengapa), dan how (Bagaimana&lt;br /&gt;Akurat&lt;br /&gt;Berita-berita yang ditulis oleh wartawan harus tepat dan akurat. Artinya  berita itu benar-benar tidak terdapat kesalahan-kesalahan. Segala sesuatu yang tepat, benar dan mantap maka terasa mantap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;D. Struktur Berita&lt;br /&gt;Struktur berita, khususnya berita langsung (straight news), umumnya mengacu pada struktur piramida terbalik (inverted pyramid),yaitu memulai penulisan berita dengan mengemukakan fakta/data yang dianggap paling penting, kemudian diikuti bagian-bagian yang dianggap agak penting dan seterusnya.&lt;br /&gt;Struktur berita selengkapnya adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Judul (Head)&lt;br /&gt;2. Dateline :Jakarta,&lt;br /&gt;3. Teras Berita (Lead)&lt;br /&gt;4. Isi (Body&lt;br /&gt;                                                            JUDUL&lt;br /&gt;                                   Teras Berita (Lead)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Isi berita ( Body)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tahapan Penulisan Berita&lt;br /&gt;1. Fack Organizing&lt;br /&gt;Yaitu pengorganisasian/pengumpulan fakta oleh wartawan yang akan menulis berita. Apakah itu hasil wawancara,kejadian langsung, investigation dll&lt;br /&gt;2. Lead Decission&lt;br /&gt;Yaitu penentuan lead untuk teras berita, Ingat gagal menentukan lead bisa berarti gagal menulis berita.&lt;br /&gt;3. Words Selection&lt;br /&gt;Yaitu pemilihan kata-kata cocok untuk mendukung penulisan berita. Usahan alurnya yang runut jangan melompat-lompat. Sehingga menganggu pembaca&lt;br /&gt;4.Start to Write&lt;br /&gt;Ambilah mesin ketik atau computer. Susunlah infomasi yang Anda dapatkan dalam bentuk kalimat. Pokoknya janganlah menunda karena itu akan membuat tulisan Anda lebih bermakna. Paksalah dirimu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dani Kurniawan&lt;br /&gt;Pimpinan Redaksi Majalah Kuntum&lt;br /&gt;Pemimpi Penakluk Dunia&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-2192048098567163822?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/2192048098567163822/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=2192048098567163822&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/2192048098567163822'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/2192048098567163822'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2008/01/rasa-jurnalistik.html' title='Rasa Jurnalistik'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-212199734763459162</id><published>2008-01-12T06:45:00.000-08:00</published><updated>2008-01-12T06:49:00.310-08:00</updated><title type='text'>Sosok</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Belajar Keteladanan Dari KH Mas Mansur&lt;br /&gt;Dani Kurniawan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;         Jarang sekali sekarang ini ditemukan tokoh seperti KH Mas Mansur, seorang ulama besar dan menjadi pemimpin organisasi besar yaitu Muhammadiyah. Beliau dikenal sebagai sosok kiai yang sederhana, cerdas, sabar, taqwa dan tawakal. Nah oleh sebab itu sosok seperti Mas Mansur sungguh dibutuhkan bangsa ini agar segera terlepas dari berbagai persoalan.&lt;br /&gt;         KH Mas Mansur dilahirkan pada tanggal 25 Januari 1986 di Surabaya. Ayahnya bernama Kiai Mas Ahmad seorang ulama yang cukup terkenan di Jawa Timur dan ibunya adalah Raulah, wanita yang berasal dari keluarga yang kaya. Karena ayahnya seorang mubaligh secara otomatis Mas Mansur kecilnya mendapatkan pendidikan agama yang mendalam. Di usianya beranjak 10 tahun dia dikirim oleh orangg tuanya kepada Kiai Khalil di Bangkalan Maduran untuk belajar ilmu Agama.&lt;br /&gt;            Setelah menginjak usia remaja rasa kehausan untuk menutut ilmu dalam diri Man Masnsur terus membara. Maka pada tahun 1908 dia belajar ke timur tengah 2 tahun di Mekah, selanjutnya melanjutkan ke Universitas Al-Azhar Mesir. Saat di Mesirlah ia mulai tertarik dengan disiplin ilmu lainya seperti : sosia politik yang sedang berkembang di negeri Pyramid tersebut. Hal ini dapat terjadi lantaran negri asalnya sedang dijajah bangsa lain.&lt;br /&gt;         Berbekal dengan ilmu yang diraihnya maka setelah kembali ke Indonesia Mas Mansur aktif dalam organisasi baik yang sifatnya religius dan nasionalisme. Mas Masnsur sangat ingin memperbaiki citra umat Islam di Indonesia. Sebab dalam keadaan dijajah kondisi umat sungguh memprihatinkan dan cenderung dimarjinalkan dengan kelompok yang lain padahal mayoritas penduduk Indonesia pada itu adalah beragama Islam.&lt;br /&gt;           Semasa itu orang Islam dikenal dengan keterbelakanganya yaitu : kebodohan dan kemiskinan. Dua perkara itulah yang hendak dihilangkan oleh Mas Mansur, mengapa orang Islam dianggap bodoh ?. Sebab saat itu pesantren yaitu lembaga pendidikan Islam hanya mengajarkan seputar ilmu agama mereka cukup bangga dengan Kitab Kuningnya. Dan mengganggap ilmu diluar itu semua haram sehingga tidak boleh  untuk dipelajari. Sebab ilmu sosial dan eksak itu diajarkan di sekolah umum adalah ilmu yang dibawa oleh kaum penjajah padahal mereka kafir.&lt;br /&gt;Dan mengapa citra orang Islam itu miskin karena pos-pos kekuasaan pemerintah dikuasi oleh penjajah. Mereka hanya dijadikan obyek pemerasan, seperti para petani hanya disuruh menanam padi dan hasilnya 75 % diminta oleh penjajah. Apabila tidak mau membayar upeti maka harus berakhir didalam jeruji besi atau kematian.&lt;br /&gt;        Untuk segera merealisasikan gagasanya tersebut maka pada tahun 1917 beliau mendirikan sebuah Madrasah yaitu Mufidah, yang menggabungkan kurikulum pasantren dan sekolah umum. Sehingga siswa yang sekolah disitu selain mendapatkan ilmu agama juga mendapatkan ilmu umum seperti Ilmu hitung, sosial. Sejak saat itulah Mas Mansur dikenal sebagai mujadid (pembaharu) ulama modern khususnya di Jawa Timur. Akan tetapi hal itu tidak berjalan lancar karena banyak juga ulama-ulama di Jatim yang menolak model pembelajaran Islam ala Mas Mansur.&lt;br /&gt;          Selain itu beliau aktif dalam berbagai organisasi dan organisasi yang pertama diikutinya adalah Syarikat Islam pimpinan HOS Cokroaminoto. Saat menggeluti organisasi tersebut ia pernah memangku jabatan sebagai Penasehat Pengurus Besar Syarikat Islam. Tahun 1921 KH Ahmad Dahlan berkunjung ke rumah Mas Massur  di Surabaya untuk bersilaturohmi. Dan pertemuan itu adalah pertemuan pertama kedua ulama besar tersebut.&lt;br /&gt;        Kiai Dahlan melakukan diskusi panjang lebar dengan Kiai Mansur terutama permasalahan umat Islam waktu itu. Karena merasa sepemahaman dan sangat tertarik dengan ide,gagasan Dahlan maka Mas Mansur memutuskan untuk bergabung dan berjuang melalui Muhammadiyah.Sebagai bentuk komitmenya terhadap Organisasi Muhammadiyah selang beberapa hari kemudian. Beliau bersama Pakih Hasyim mendirikan cabang Muhammadiyah di Surabaya.&lt;br /&gt;         Karir organisasi KH Mas Mansur cukup gemilang khususnya di Muhammadiyah melalui Konggres Muhammadiyah ke 29 di lapangan Asri Yogyakarta. Para peserta konggres menunjuknya sebagai Ketua Pengurus Besar Muhammadiyah (1937-1942). Mendengar berita tersebut Mas Mansur segera bergegas dari Kantor PP Muhammadiyah lama (wil notoprajan) pergi kampung Kauman untuk menemui Nyai Dahlan Istri pendiri Muhammadiyah.&lt;br /&gt;            “ Bu saya terpilih menjadi ketua Muhammadiyah”, ujar Mas Mansur kepada Nyai Dahlan. Sahut wanita itu “ Baguslah kalau gitu dan selamat untukmu anakku”, “ Kedatangan saya disini mohon didoakan agar diri saya mempunyai sifat mulia yaitu : kesabaran, kemajuan, ketaqwaan dan tawakal”. “Insyaallah saya doakan” tutur Nyai Dahlan dan Mas Mansur langsung memohon pamit kepadanya&lt;br /&gt;              Dibawah kepemimpinan Mas Mansur Muhammadiyah mengalami perkembangan yang cukup pesat. Hal ini dapat dilihat dari banyaknya berdiri ranting-ranting baru Muhammadiyah diseluruh pelosok negri dan sekolah Muhammadiyah berdiri dimana-mana. Selain itu Muhammadiyah mulai dikenal sebagai gerakan Islam Modern disamping dari  model sekolahnya juga Muhammadiyah aktif melakukan maenyampaikan tabliq kepada umat Islam yang mencoba agar orang Islam bisa keluar dari bentuk kegiatan takhayul, khurafat dan bid’ah.&lt;br /&gt;             Model kepeimimpinan KH Mas Mansur kepada Muhammadiyahpun tidak lepas dari 4 sifat mulia diastas tersebut. Selain dikenal sebagai ulama besar Mas Mansur juga disebut sebagai tokoh pergerakan nasional, karena aktif dalam gerakan PUTERA (Pusat Tenaga Rakyat) bersama ketiga temanya yaitu : Ir Sukarno, Mohammad Hatta, Ki Hajar  Dewantara. Sehingga ada istilah  empat serangkai dan hal itu tidak bisa lepas dari keberadaan Mas Mansur.&lt;br /&gt;         Sungguh besar bentuk contibusi beliau bagi kemajuan agama Islam dan bangsa Indonesia. Sampai akhirnya jatuh pada 24 April 1945 bangsa ini gempar karena ada berita ada seorang ulama dan tokoh nasional telah wafat ya siapa lagi kalau tidak KH Mas Mansur. Nah siapakah yang siap untuk meneruskan perjuanganya ?.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;       &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-212199734763459162?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/212199734763459162/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=212199734763459162&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/212199734763459162'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/212199734763459162'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2008/01/sosok.html' title='Sosok'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-8388322523842690896</id><published>2008-01-12T06:43:00.000-08:00</published><updated>2008-01-12T06:45:12.829-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Kesuksesan Seorang Muslim&lt;br /&gt;Dani Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;Landasan Ayat :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang ma’ruf, dan mencegah dari yang munkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka, di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik. (QS Al-Imran 110)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11.  Bagi manusia ada malaikat-malaikat yang selalu mengikutinya bergiliran, di muka dan di belakangnya, mereka menjaganya atas perintah Allah[767]. Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan[768] yang ada pada diri mereka sendiri. Dan apabila Allah menghendaki keburukan terhadap sesuatu kaum, Maka tak ada yang dapat menolaknya; dan sekali-kali tak ada pelindung bagi mereka selain Dia. (QS Ar-Rad 11)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7 Kebiaasaan Kesuksesan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.Jadilah Proaktif&lt;br /&gt; Bertanggung jawab atas hidupmu sendiri&lt;br /&gt;2.Merujuk Pada Tujuan Akhir&lt;br /&gt; Mendefinisikan misi dan sasaran hidup kita&lt;br /&gt;3.Dahulukan yang Utama&lt;br /&gt; Susunlah prioritas dan dahulukanlah hal-hal yang penting&lt;br /&gt;4.Berfikir Menang&lt;br /&gt; Bersikaplah agar kamu semua bisa menang&lt;br /&gt;5.Berusaha Memahami Terlebih Dahulu. Baru Difahami&lt;br /&gt; Jadilah pendengar yang baik yang tulus&lt;br /&gt;6.Wujudkan sinergi&lt;br /&gt; Bekerjasamalah agar mencapai hasil yang lebih baik&lt;br /&gt;7.Asalah Gergajimu&lt;br /&gt; Selalu memperbarui dirimu secara berkala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku Adalah Kebiasaan&lt;br /&gt;Kebiasaan Sukses Maka Diri kita Sukses&lt;br /&gt;Kebiasaan Buruk Maka Diri Kita Terpuruk&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Salah satu cara untuk memahami ke 7 kebiasaan itu adalah dengan memahami kebalikannya dari 7 kebiasaan di atas, nah untuk penjelasannya dari sifat kebalikanya sebagai berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan 1 : Bersikap reaktif&lt;br /&gt; Silahkan salahkan segala masalahmu pada orangtuamu, guru-gurumu, lingkunganmu, keluargamu atau siapa sajalah. Anggaplah dirimu adalah sebagai korban. Tidak usahlah bertanggung jawab atas hidupmu sendiri. Bersikaplah seperti binatang  kalau makan lapar dll). Lakukanlah sesukamu apa saja tidak peduli itu keliru, melanggar, bahaya. Yang penting kamu puas….!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan 2: Tidak Usah Mempunyai Tujuan Akhir&lt;br /&gt; Dalam hidupmu tidak usah mempunyai rencana, tujuan, target, tidak usah mikirin masa depanmu/ hari esok. Tidurlah sesukamu, sia-siakanlah waktumu, bermaksiat terus, party larut dalam kesenangan dunia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan 3: Lupakan Yang Utama&lt;br /&gt; Apapun yang paling penting dalam hidupmu, tidak usah kamu lakukan/ kerjakan. Tundalah belajarmu, bekerjamu, mengerjakan PR-mu. Kerjakan yang tidak penting dulu dari pada yang penting&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan 4 : Egoiesme Untuk Selalu Menang&lt;br /&gt; Anggaplah hidup ini sebagai persaingan yang kejam, teman-temanmu adalah musuhmu yang menggilasmu. Orang seperti itu berpotensi terkena penyakit dengkit tidak senang melihat kesuksesan / keberhasilan orang lain. Rakus/ tamak kesuksesan, namun bukan berarti diri kita tidak boleh sukses. Setiap individu harus sukses maka harus ada keseimbangan kesuksesan terhadap orang lain. Penginnya kita yang kaya sementara yang lain miskin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan 5 : Usahakanlah untuk Bicara Dulu, Lalu Pura-Pura Mendengarkan&lt;br /&gt; Kamu di lahirkan dengan mempunyai mulut, maka perbanyaklah kamu sering berbicara dengan siapa dan dimana saja. Agar kamu dianggap orang yang pandai, intelek. Padahal kamu tidak mengetahui apa yang kamu bicarakan alias Sok Tahu&lt;br /&gt;Lalu berpura-puralah dengan mendengarkannya sambil mengangguk-nganggukan kepala sambil sesekali kamu pandang lawan bicaramu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan 6: Jangan Berkerjamalah&lt;br /&gt; Kita adalah Desik Million Dolar Man (manusia yang perkasa, tanggung tidak membutuhkan orang lain).  Bekerjasama hanya akan menganggu dirimu, kamu paling pintar, kuat, cerdas, terbaik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebiasaan 7: Mati-matianlah Walaupun Kamu Sudah Kelelahan&lt;br /&gt; Sibukanlah dirimu dengan berbagai rutinitas sehingga kamu tidak pernah meluangkan waktu untuk memperbartui atau memperbaiki diri kita (evaluasi diri). Tidak usahlah kamu belajar sesuatu yang baru, hindarilah olah raga, jauhkan dirimu dari buku-buku yang baik, lingkungan yang baik atau segala sesuatu yang bisa memberikan kreatifitas dan inspirasi kepadamu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Lakukanlah segala kebiasaan ini dalam hidupmu tanpa berhenti maka tunggulah kehancuran hidupmu.&lt;br /&gt;Taburkanlah suatu pikiran, maka kita akan menuai perbuatan, Taburkanlah suatu perbuatan maka kita akan menuai kebiasaan,Taburkanlah suatu kebiasaan maka kita akan menuai karakter &amp;amp;Taburkanlah suatu karakter, maka kamu akan menuai takdir&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kang Dani&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;Staf Pengajar BDC (0274) 376 410 &amp;amp; 718 5314&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;(The 7 Habits Of Highly Effective Teens, Sean Covey, Binarupa Aksara- Jakarta 2004 )&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-8388322523842690896?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/8388322523842690896/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=8388322523842690896&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/8388322523842690896'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/8388322523842690896'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2008/01/kesuksesan-seorang-muslim-dani.html' title=''/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-2082845733257675131</id><published>2008-01-12T06:40:00.000-08:00</published><updated>2008-01-12T06:42:06.371-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Sedikit Catatan Tentang  Kepemimpinan&lt;br /&gt;Oleh Dani Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;      Agar organisasi berjalan baik harus di-menejemen dengan baik. Inti dari menejemen adalah leadership atau kepemimpinan. Inti kepemimpinan adalah human relation (hubungan antar manusia). Inti human relation adalah komunikasi. Jadi, inti sukses organisasi: bagaimana kita berkomukasi yang efektif.&lt;br /&gt;        Kepemimpinan, menurut para ahli : proses untuk menggerakkan sekumpulan orang menuju ke suatu tujuan yang telah ditetapkan dengan memotovasi mereka dengan suatu cara yang tidak memaksa kegiatan untuk mengajak orang-orang guna bekerja sama mencapai suatu tujuan tertentu yang juga menyenangkan mereka. seni mempengaruhi tingkah laku manusia, kemampuan untuk mengendalikan orang-orang dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;    Ada pemimpin, ada yang dipimpin. Saling kerja sama  secara serasi dalam menjalankan kegiatgiatan guna mencapai tujuan. Bisa berkomunikasi secara efektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;        Kunci komunuikasi efektif, antara lain dengan empati (memahami orang lain). Prakteknya? (1) pikiran pemimpin bukan hanya dari perspektif sendiri tapi juga perspektif orang lain, (2) mau mengembangkan orang lain, (memanfaatkan keragaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip tiang penyangga ukhuwah harus dijaga: ta’aruf (saling mengenal), tafahum (saling memahami), ta’awun (saling menolong), tafakul (saling menanggung).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum, ada 8 tipe orang dalam berorganisasi (dan ini penting dipahami pemimpin): (1) inisiator, (2) inspirator, (3) penggerak, (4) pekerja, (5) perasa, (6) penggembira , (7) oposan, (8) benalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa teknik memimpin: memberi perintah, memberi motivasi, memberi teguran, memberi sangsi, sangsi, memberi penghargaan/pujian/rangsangan, mendapatkan saran-kritik, menciptakan disiplin diri, memperkauat rasa persatuan/kerja sama/koordinasi, dll. Semua dilakukan dengan seni memimpin alias dengan ilmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiga kekuatan yang mesti dimiliki pemimpin: (1). kekuatan tubuh (quwwatul jismiyah): sehat, tidak sakit-sakitan, dll. (2). kekuatan pikiran (quwwatur fikriyah): kreatif, cerdas, berilmu, berwawasan luas, dll. (3) kekuatan rohani (quwwatur ruhiyah): agamanya baik, aqidahnya bersih, ibadahnya benar, dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kriteria pemimpin (QS. Al-Maidah 55): 1. Beriman kepada Allah SWT, 2. Mendirikan shalat, 3. Membayar zakat, 4. Selalu tunduk patuh kepada Allah SWT.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Prinsip Dasar Kepemipinan Islam: 1. Musyawarah (QS. Asy-Syuura: 38, Ali Imran: 159), 2. Keadilan (QS. An-Nisaa’: 58), 3. Kebebasan Berpikir: dialog, diskusi, saling menasehati  (Shahih Muslim).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemimpin harus bisa menjadi teladan yang baik. Rasulullah Muhammad SAW adalah sosok uswatun khasanah (QS. Al-Ahzab: 21). Ia pemimpin agung yang selalu jujur (sidiq), terpercaya (amanah), penyeru kebaikan (tabligh), cerdas/arif (fathonah). Juga terjauh dari maksiat (maksum), santun (karimah), menyenangkan (masyura), lemah lembut (layyin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mari terus belajar menjadi pemimpin yang baik. Dan pengalaman adalah guru yang paling baik. “Barang siapa keluar untuk mencari ilmu, maka ia berada di jalan Allah, hingga dia kembali.” (HR. Tirmidzi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah sedikit catatan saya, selanjutnya terserah Anda...&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-2082845733257675131?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/2082845733257675131/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=2082845733257675131&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/2082845733257675131'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/2082845733257675131'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2008/01/sedikit-catatan-tentang-kepemimpinan.html' title=''/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-8987738798025595693</id><published>2008-01-12T06:08:00.001-08:00</published><updated>2008-01-12T06:40:09.162-08:00</updated><title type='text'>Trik Masuk Media Cetak</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;AMM Mantrijeron Siuman! Kapankah?&lt;br /&gt;Kang Deni&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;         Keberadaan AMM (Angkatan Muda Muhammadiyah ) dalam mendukung dakwah Muhammadiyah sangat penting sekali. Sebab hanya orang mudalah yang mampu gigih, istiqomah dalam menghadapi segala rintangan dakwah. Oleh sebab itu, suatu wilayah Muhammadiyah (ranting, cabang, daerah) AMM tidak aktif, maka cahaya dakwah Muhammadiyah redup.&lt;br /&gt;        Tentu sebagai warga Muhammadiyah kita tidak ingin mengalami hal yang demikian. Apalagi fungsi AMM sebagai pelopor, pelangsung dan penyempurna Muhammadiyah. AMM adalah forum gabungan dari beberapa organisasi otonom Muhammadiyah yakni IPM (Ikatan Pelajar Muhammadiya), PM (Pemuda Muhammadiyah), NA (Nasyiatul Aisiyah), dan Tapak Suci.&lt;br /&gt;Sayangnya kini Muhammadiyah mengalami krisis kader muda, sehingga kadang-kadang yang mewarnai dakwah Muhammadiyah adalah para bapak dan ibu MuhammadiyahAisiyah yang sudah tua-tua. Hal inipun berdampak kurang baik terhadap operasional dakwah. Roda dakwah Muhammadiyah seperti motor Honda tahun tujuh puluhan, yang tidak  energik, berjalannya lambat, sering macet dll.&lt;br /&gt;          Tidak seperti organisasi dakwah lainnya, yang penuh anak muda seperti Thunder, Ninja yang heroik, berjalan cepat, menerobos segala rintangan dakwah. Oleh sebab itu kepedulian, perhatian penuh terhadap kaum muda Muhammadiyah sangat penting. Jangan sampai anak muda yang sudah mempunyai perhatian kepada Muhammadiyah, justeru di sayangi, di pelihara oleh organisasi lain.&lt;br /&gt;            Bagaimana dengan keberadaan AMM Mantrijeron khususnya Pemuda Muhammadiyah dan Nasyiatul Aisiyahnya. Dua ortom ini menjadi garda terdepan dalam dakwah di Mantrijeron. Namun rasanya beberapa tahun ini kiprahnya kurang semarak, mereka gerak kalau hanya PHBI (Peringatan Hari Besar Islam) yakni Ramadhan, Idul Adha dll.&lt;br /&gt;         Kemudian yang menjadi pertanyaan, kemana AMM Mantrijeron selain di PHBI ? Hanya hati nuranilah yang bisa menjawabnya. Kegiatan yang sifatnya rutin kini hampir tidak ada, khususnya Pemuda Muhammadiyahnya. Kalau NA mungkin ada tapi perlu ditingkatkan. Oleh sebab itulah sikap untuk bergerak, pengkaderan yang tersistematis, pembinaan intensif remaja masjid, dan perhatian dari Muhammadiyah, yang integral dan tersistematis sangat diperlukan.&lt;br /&gt;        Kini bukan saatnya tidur,berdiam, cuek, tidak peduli dengan dakwah Muhamamdiyah. Sifat semacam itu jauh dari kepribadian KH. Ahmad Dahlan, beliau sosok ulama yang visioner (berpandangan jauh) gigih, kerja keras, intelaktual. Sebaiknyalah AMM Mantrijeron mewarisi keteladanan tersebut. Mari saatnya untuk bertindak dan bergerak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-8987738798025595693?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/8987738798025595693/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=8987738798025595693&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/8987738798025595693'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/8987738798025595693'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2008/01/trik-masuk-media-cetak_12.html' title='Trik Masuk Media Cetak'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-6080352144442588214</id><published>2008-01-12T06:08:00.000-08:00</published><updated>2008-01-12T06:21:16.235-08:00</updated><title type='text'>Trik Masuk Media Cetak</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt; &lt;strong&gt;Kiat Jitu Menembus Media Massa &lt;br /&gt;Oleh Dani Kurniawan&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;div align="justify"&gt;             Menulis merupakan salah satu aktifitas yang menantang dan membawa keuntugan. Karena kita dituntut untuk mempunyai pengetahuan yang luas serta  keahlian dalam penulisannya. Sedangkan kentungan yang didapat yakni menjadi popular dan mendapatkan honorarium. Dari tulisan kita yang dimuat oleh media cetak (koran, majalah, bulletin). Akan tetapi untuk bisa berhasil membutuhkan keuletan dan strategi jitu.&lt;br /&gt;            Selanjutnya timbul  sebuah pertanyaan, bahwa puluhan naskah tulisan sudah dikirim  ke media cetak, tetapi mengapa juga belum dimuat?Kondisi semacam ini  mudah sekali mematahkan semangat kita untuk menulis. Jawabannya ada dua macam yakni mungkin hasil tulisannya kurang baik atau ketidakfahaman kita terhadap media yang dituju.&lt;br /&gt;Nah, pada kesempatan ini kita akan mengupas mengenai kiat jitu menembus media massa. Selanjutnya akan memberikan arahan bagi diri kita dalam melakukan pengiriman naskah ke media cetak,,sehingga  jangan asal mengirim. Untuk jelasnya bisa kita lihat berikut ini :&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;1.Fahami Visi dan  Misi M&lt;/strong&gt;edia&lt;/strong&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setiap media pasti mempunyai visi, misinya maka fahamilah secara detail.  Isi visi dan misi merupakan tujuan atau idealisme suatu media, sehingga mengapa media ini diterbitkan Oleh sebab itu kita jangan menyepelekan akan hal ini, walaupun sederhana namun begitu penting.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;2.Kenali Siapa Penerbitnya.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap media pasti ada penerbitnya sebagai pihak penanggung jawab, bisa berupa yayasan, lembaga atau organisasi. Nah kita dapat melihat induk penerbitnya itu bergerak dalam bidang apa. Tentu tulisan yang akan yang akan dimuat adalah tulisan yang mendukung terhadap apa yang diperjuangkan oleh sang penerbit. Misalnya majalah Suara Muhammadiyah penerbitnya persyarikatan Muhammadiyah. Tentu tulisan yang akan dimuat ialah tulisan yang mendukung gerakan Muhammadiyah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;3.Kenali Rubrik Yang Bisa di Tembus.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media cetak berisi lembaran-lemabaran rubrik yang di dalamnya memuat sebuah tulisan. Dengan adanya rubrik itu akan mempermudah pembaca dalam membaca sebuah berita. Semisal, rubrik kesehatan biasanya memuat tulisan yang isinya mengenai dunia kesehatan. Nah,secara umum media cetak  (koran,  majalah atau bulletin) mempunyai dua rubrik yaitu rubrik dalam dan rubrik luar.&lt;br /&gt; Rubrik dalam yaitu sebuah rubrik yang isi tulisannya hanya boleh diisi oleh orang dalam media tersebut baik itu wartawan atau redaksinya. Sedangkan rubrik luar yakni sebuah rubrik yang isi tulisannya  diperuntukan  orang  luar. Khusus surat kabar, untuk rubrik tajuk rencana hanya  boleh ditulis oleh orang dalam. Sedangkan rubrik yang boleh ditulis oleh orang luar yaitu opini dan surat pembaca, siapa pun boleh mengisinya&lt;br /&gt; Sesungguhnya masih banyak lagi  rubrik yang  boleh ditulis oleh orang luar apalagi sebuah majalah. Oleh sebab itu kita sebagai penulis lebih  serius dan teliti dalam mengenali rubrik suatu media cetak. Jangan sampai kita mengirimkan tulisan ke rubrik dalam, maka tak bakal dimuat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;4.Fahami Gaya Bahasa.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam penggunaan gaya bahasa, setiap media cetak pasti mempunyai cirri khas tersendiri. Berfungsi sebagai pembeda antara media satu dengan media lainnya dan untuk menyesuaikan segmennya. Paling tidak ada tiga gaya bahasa yang sedang berkembang, sering  dipakai media massa yaitu ilmiah, formal dan ngepop. Gaya bahasa ilmiah ditujukan untuk kalangan akademisi (dosen, guru dan mahasiswa) bentuknya seperti jurnal ilmiah atau majalah kampus. Gaya bahasa formal segmenya untuk untuk orang dewasa hingga orang tua bentuknya seperti surat kabar (Kompas, Jawa Pos, Republika)&lt;br /&gt;  Sedangkan gaya bahasa ngepop ditujukan untuk kalangan remaja, berupa penggunaan bahasa yang sedang ngetrend di kalangan remaja bentuknya berupa majalah atau bulletin. Nah catatan bagi kita adalah dalam mengirim sebuah karya tulisan maka gaya bahasa harus menyesuaikan dengan madzab gaya bahasa yang dianut oleh media tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5.Perhatikan Syarat Kiriman Tulisan dari Luar&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam media cetak pasti terdapat mazed, yang  memuat syarat-syarat tulisan yang boleh dikirim. Seperti jumlah halaman (minimal-maksimal) tulisan yang boleh dikirim, bentuk pengetikan (spasi, format dan jenis hurufnya), jenis kertasnya, cara pengiriman naskah via pos, email, pernyataan keaslian naskah dan identitas penulis (foto copy KTM, STM, KTM dll)&lt;br /&gt;Naskah anda harus memenuhi syarat-syarat diatas, walaupun naskah anda bagus lantaran tidak memenuhi persyaratannya. Maka kemungkinan besar tidak akan dimuat. Oleh sebab itu jangan disepelekan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;6.Konfirmasi ke Media&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Setelah anda mengirimkan naskahnya, sebaiknya kita konfirmasi ke pihak redaksi untuk menanyakan apakah naskah kita sudah sampai dan akan dimuat tidak. Dengan cara semacam ini akan menjalin hubungan harmonis antara penulis dengan redaktur dan akan menghilangkan rasa penasaran diri kita, apakah naskahnya akan dimuat atau tidak. Metode seperti ini harus diintensifkan, sebab diri kita akan dikenal pihak redaksi, kadang mendapatkan banyak masukan terhadap hasil tulisan kita dan kemungkinan besar naskah akan dimuat.&lt;br /&gt;Demikan sekilas pemaparan singkat mengenai kiat jitu menembus media massa. Semoga akan banyak membantu diri kita dan menjadi acauan dasar dalam mengirimkan sebuah naskah. Jangan pernah bosan atau menyerah untuk mengirimkan sebuah tulisan. Karena pintu kesuksesan semakin dekat. Suer deh !&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-6080352144442588214?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/6080352144442588214/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=6080352144442588214&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/6080352144442588214'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/6080352144442588214'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2008/01/trik-masuk-media-cetak.html' title='Trik Masuk Media Cetak'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-6813979749821431928</id><published>2008-01-08T15:48:00.000-08:00</published><updated>2008-01-08T16:03:02.874-08:00</updated><title type='text'>Sabar &amp; Istiqomah</title><content type='html'>&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Jangan Putus Harapan? Mari Bersenyum dan optimis.&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="center"&gt;&lt;strong&gt;Kang Denny&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Apa yang kita harapkan belum tentu bisa menjadi kenyataan. Kadang antara keinginan dan realita jauh berbeda. Sehingga bisa membuat hidup kita gelap, tak berarah, putus asa. Hal ini melanda mana saja baik dalam nasib, karier ataupun percintaan. Ketika kita mengalami kejadian demikian, kemudian hidup kita agak loyo. Sebagai manusia itu hak yang wajar. Namun janganlah kita memelihara iklim perasaan yang kurang sehat itu. Karena justeru membikin hidup lebih berat.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Jalan yang terbaik adalah dengan menenangkah diri, itulah cara yang tepat, supaya dapat berfikir jernih. Agar dalam mengambil tindakan tidak grusah - grusuh. Langkah yang kita lakukan adalah dengan optimisme dan semangat, dua sifat ini harus menjadi fondasi dasar dalam merenungi hidup. Kemudian sabar dan konsistensilah dalam berusaha, sebab sebuah tindakan dengan kesungguhan dan keyakinan akan menghasilkan sesuatu yang gemilang.&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;Bagi yang gagal dalam beberapa hal, janganlah larut kesedihan, hanya jiwa-jiwa kesungguhan, keoptimisan dan keriangan. Yang mampu menggapai keberhasilan yang gemilang. &lt;em&gt;&lt;strong&gt;Keep of fight&lt;/strong&gt;.&lt;/em&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-6813979749821431928?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/6813979749821431928/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=6813979749821431928&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/6813979749821431928'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/6813979749821431928'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2008/01/sabar-istiqomah.html' title='Sabar &amp; Istiqomah'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-8522085703378373144</id><published>2007-12-22T18:03:00.000-08:00</published><updated>2007-12-22T18:04:44.579-08:00</updated><title type='text'>Fiisafat</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 18pt;"&gt;Harmonisasi Agama dan Filsafat&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center;" align="center"&gt;&lt;b&gt;Oleh Dani Kurniawan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;    &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;b&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;Selama ini ada semacam dikotomi mengenai filsafat dan agama. Hampir sebagian besar manusia menganggap bahwa agama dan filsafat tidak ada hubunganya. Sehingga kedua wilayah tersebut tidak mungkin bisa untuk diintegrasikan. Karena orang awam mempunyai persepsi berbeda menganggap kalau mempelajari filsafat itu dengan akal sedang mempelahari agama hanya dengan wahyu. &lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Fenomena ganjal ini sudah berlangsung selama ratusan yang lalu, biasanya ketika agama berubah menjadi kekuasaan maka mereka pelaku agama (rohaniawan )dengan berbagai dalih akan memusnahkan filsafat. Dengan berbagai alasan salah satunya filsafat hanya akan membawa orang untuk mentuhankan akal. Hal ini pernah terjadi pada kebangkitan eropa (Renaisance).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Namun demikian ulah dari para pemuka agama tersebut tidak mengendorkan semangat untuk mempertahankan keberadaan filsafat. Mereka cukup bijak ketika melihat kondisi seperti itu, tidak lantas marah-marah atau berperang. Jalan yang diambil ialah terus membuat karya-karya terbaru. Lewat karya filsafatlah mereka akan mempertahankan filsafat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Bentuk protes dari para pemuka agama kepada filsuf juga tidak boleh dianggap keliru. Karena ada beberapa kalangan tokoh yang filsafat yang menolak agama itu sendiri. Misalnya Rene Descartes sebagai orang cukup mengagungkan rasio dia sama sekali tida mau menerima kaitanya dengan agam, prinsip-prinsip etika dan tradisi social. Baginya rasionalah yang menentukan corak hidup kemanusiaan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Mungkin hal ini yang membuat gerah kalangan agamawan ketika mendengar ulasan beberapa filsuf. Agama cenderung di nomor duakan atau bahkan justeru tidak berguna bagi kehidupan. Secara otomatis para rohaniawaan tentu sangat marah mendengar pernyataan itu. Mereka menganggap kalau agama itu nomor satu sebab berasal dari tuhan. Sementara filsafat yang mekanisme menggunakan akal dan buatan manusia malah menjadi nomor satu.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Hal ini menjadi tumpang tindih mana yang baik dan benar, kemudian dari kalangan agamawan menarik kesimpulan kalau&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;filsafat itu sesuatu yang menyesatkan makanya mereka habis-habisan menolaknya. Namun sesungguhnya pernyataan sebagian filsuf tersebut tidak mayoritas. Apabila kita mengkaji dunia filsafat sungguh luas sekali&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;dan kalangan filsuf sendiri terjadi perbedaan, aliran.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Manusia adalah salah satu makhluk ciptaan Tuhan yang mempunyai posisi yang tertinggi. Predikat ini dapat milikinya karena ada beberapa elemen manusia yang tidak dimiliki oleh makhluk yang lain. Elemen itu adalah akal yang diorientasikan untuk melakukan proses berfikir. Dari sinilah kita mampu melihat mana yang, baik, buruk, bisa mengolah alam semesta ini yang tugas salah satunya sebagai khalifah Filardzi. Namun dengan akal juga kita mampu menyesatkan orang lain atau bahkan bisa menhancurkan jagat raya ini misalnya dengan nuklir.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Proses berfikir merupakan hal primer dalam dunia filsafat kita dipacu untuk selalu aktif dalam berfikir. Sehingga berangkat dari sini mungkinkah agama dan filsafat dapat diharmoniskan. Bagi kita tentu kedua hal tersebit bisa dijalin interaksinya karena agama dan akal (rasionalitas) berasal dari sumber yang sama yaitu Tuhan.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;Oleh sebab itu keberadaan filsafat itu tidak usah terlalu dikhawatirkan boleh agama didukung dengan filsafat justeru menjadikan pelaku agama lebih matang dan dewasa dalam bertindak.&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-8522085703378373144?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/8522085703378373144/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=8522085703378373144&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/8522085703378373144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/8522085703378373144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2007/12/fiisafat.html' title='Fiisafat'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-9086130454995273758</id><published>2007-12-22T17:59:00.000-08:00</published><updated>2007-12-22T18:01:48.620-08:00</updated><title type='text'>Etika</title><content type='html'>&lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 36pt;" align="center"&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Memilih Lingkungan Yang Baik&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: center; text-indent: 36pt;" align="center"&gt;&lt;b&gt;Dani Kurniawan&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/b&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;o:p&gt; &lt;/o:p&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Dalam pandangan aliran psikologi yaitu Behaviorisme menyebutkan manusia adalah : sebagai makhluk hidup yang di gerakan oleh lingkungan dimana ia tinggal . Secara sederhana ternyata tindakan, perilaku, sifat dan pemikiran manusia sangat di pengaruhi oleh lingkungannya. Walaupun pengaruh itu besar atau kecil itu tergantung manusia sendiri.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Karena begitu besarnya pengaruh lingkungan terhadap diri manusia maka setiap manusia harus berhati-hati dalam memilihi lingkungan. Secara umum lingkungan itu di bagi dua yaitu lingkungan yang baik &lt;i&gt;(biah khasanah&lt;/i&gt;) dan lingkungan yang buruk &lt;i&gt;(biah dholalah&lt;/i&gt;). Hal ini pun mempunyai korelasi dengan salah satu hadist Nabi Muhammad SAW yaitu &lt;i&gt;:”Apabila kamu mempunyai sahabat pandai besi maka kamu akan terkena angusnya (baca :kotoran hitam dari asap pembakaran) sedangkan apabila kamu memepunyai sahabat pedagang parfum maka dirimu akan terkena bau harumanya&lt;/i&gt; “(Al-hadist).&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Adapun contohnya adalah : kita berada di lingkungan komunitas yang tidak sholat kemudian terdengar suara azan dan kita akan segera melakukan sholat, tentu rasanya berat sekali untuk menjalankan sholat karena orang-orang di sekitar kita belum mengerjakan sholat. Begitu pula sebaliknya apabila kita dilingkungan orang yang rajin menajalankan sholat. Selanjutnya terdengar suara azan maka rasanya ringan sekali untuk menunaikan sholat. Walaupun diri kita agak malas maka akhirnya tidak malas karena mendapat nasehat.&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;Padahal di dalam hidup ini kita oleh Allah untuk selalu taat terhadap perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Sesuai dengan firman-Nya dalam Al-Qur’an yaitu:&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify; text-indent: 36pt;"&gt;&lt;i&gt;52.&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;Dan barang siapa yang taat kepada Allah dan rasul-Nya dan takut kepada Allah dan bertakwa kepada-Nya, Maka mereka adalah orang- orang yang mendapat kemenangan[1046].&lt;/i&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;(QS Annur 52)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 11pt;"&gt;1046]&lt;span style=""&gt;  &lt;/span&gt;yang dimaksud dengan takut kepada Allah ialah takut kepada Allah disebabkan dosa-dosa yang Telah dikerjakannya, dan yang dimaksud dengan takwa ialah memelihara diri dari segala macam dosa-dosa yang mungkin terjadi.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;&lt;span style=""&gt;                &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Untuk menjadi hamba yang taat atau solih maka harus di dukung oleh perangkat yang memadai.. Misalnya : semangat, ilmu, guru, perbuatan dan lingkungan dan ke lima unsur harus berjalan secara bersama-sama tidak boleh hanya sepotong-potong karena nanti kurang sempurna. Untuk menjadi hamba yang solih maka kita harus bergaul dengan orang yang solih. Seperti dalam penggalan lagu yang tidak asing bagi terlinga kita yaitu Tombo Ati (Obat hati) yang berbunyi &lt;i&gt;:” Wong kang solih kumpulano”&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style=""&gt;            &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;Lagu ini memberi pesan kepada kita, apabila ingin menjadi orang baik maka harus hidup di lingkungan baik( kompleks masjid). Dan sangat mustahil apabila kita ingin menjadi orang baik namun hidup kita sehari-hari berada di lingkungan maksiat (judi, narkoba, zina. Untuk itulah salah satu bentuk menjaga diri kita agar terhindar dari perbuatan maksiat maka harus membiasakan diri berada di lingkungan yang baik (masjid, pesantren, ustadz dll.)&lt;/p&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-9086130454995273758?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/9086130454995273758/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=9086130454995273758&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/9086130454995273758'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/9086130454995273758'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2007/12/etika.html' title='Etika'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-5208751286144736784</id><published>2007-12-21T22:20:00.000-08:00</published><updated>2007-12-21T22:22:16.934-08:00</updated><title type='text'>Politik</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan Menyambut Tabliq Akbar PMB di JEC Ahad (16/12)&lt;br /&gt;                                   Menakar Kekuatan Suara PMB&lt;br /&gt;                                        di Kota Jogjakarta&lt;br /&gt;Akhir-akhir ini suasana kota Jogjakarta cukup berbeda dengan kondisi sebelumnya, khususnya di bagian selatan. Kenapa berbeda ? Sebab di sisi kiri-kanan jalan banyak dipasangi bendera salah satu partai poitik baru. Anda bisa melihat jelas mulai jalan KH. Ahmad Dahlan terus ke timur hingga perempatan Gedong Kuning. Bendera berwarna merah putih berlambangkan matahari adalah bendera Partai Matahari Bangsa.&lt;br /&gt;Lambang PMB kepanjangan dari Partai Matahari Bangsa, hampir mirip dengan lambang organiasi Islam Muhammadiyah. Mengapa hal itu dapat terjadi ? Apakah hanya kebetulan atau ada hubungannya.Sebagian besar sepakat, bahwa antara PMB dan Muhammadiyah mempunyai hubungan emosional. Sebab lahirnya PMB dipelpori para tokoh muda Muhammadiyah. Semisal ketua DPP PMB yaitu Imam Adarutqudni, beliau mantan ketua PP Pemuda Muhammadiayah.&lt;br /&gt;Sinyal ini semakin kuat pula, besuk ahad (16/12) diselenggarakan Tabliq Akbar Partai Matahari Bangsa dengan pembicara Prof. Dr Syafi Ma’arif dan Muhammad Muqadas, Lc. Beliau adalah pembesar Muhammadiyah. Ada banyak alasan kenapa Partai Matahari Bangsa.didirikan Salah satunya, aspirasi politik warga Muhammadiyah selama ini belum tersalurkan. Bagaimana dengan Partai Amanat Nasional?&lt;br /&gt;Partai yang katanya, secara kultural menjadi aspirasi politik warga Muhammadiyah. Ke depan antara PMB dan PAN tampaknya menjadi rival politik dalam satu rumah. Sebab kedua partai sama-sama ingin menggaet hati warga Muhammadiyah, sebagai basis massanya. Jumlah warga Muhammadiyah cukup besar, apalagi di kota Jogjakarta sebagai ibu kotanya Muhammadiyah.&lt;br /&gt;Indikasi ini dapat kita lihat dalam pemilihan kepala daerah kemarin. Heri Zudiyanto terpilih kembali menjadi walokota, beliau notabenya warga Muhammadiyah. Nah, kemudian timbul pertanyaan, seberapa besar perolehan suara PMB dalam pemilu 2009 mendatang di kota Jogjakarta?. Saat ini mungkin masih terlalu dini untuk menyebutkan jumlah angkanya..&lt;br /&gt;Tetapi, apabila Partai Matahari Bangsa hanya mengandalkan suara dari warga Muhammadiyah. Maka akan sulit untuk memperoleh jumlah suara yang signifikan. Loginya seperti orang memancing di kolam ikan, di mana kolam tersebut sudah dipancingi dahulu oleh orang lain. Artinya PMB hanya akan mendapatkan sisa-sisa suara yang belum terpancing.&lt;br /&gt;Agar memperoleh dukungan yang mencerahkan, tampaknya PMB harus bekerja ekstra keras. Memasukan para aktifis Muhammadiyah ke dalam struktural partai. Tidak akan mampu mendongkrak jumlah perolehan suara. Mereka harus cerdas bermain citra. Artinya bagaimana bisa memberikan sisi lain positif dari PMB, dan melengkapi pelayanan yang belum ada dari partai sebelumnya.&lt;br /&gt;Kepiawaian dalam melakukan komunikasi politik secara kultural kepada warga Muhammadiyah harus menjadi prioritas. Ada hal yang lebih penting dari itu yakni bagaimana kemampuan PMB menyalurkan aspirasi politik Muhammadiyah. Demi kemajuan bangsa ini, sehingga tidak akan mengecewakan orang yang memilih partai ini.&lt;br /&gt;Selanjutnya, tidak ada salahnya pula PMB mencoba menggaet massa di luar Muhammadiyah seperti kaum marginal (buruh, petani, fakir miskin), birokrat dll. Sehingga menjadikan PMB sebuah partai yang inklusif (untuk siapa saja), bukannya ekslusif. Sebab perkiraan dalam pemilu 2009, partai yang akan memperoleh kemenangan adalah partai yang terbuka. Sementara itu, partai-partai ekslusif (berlabel agama) akan mengalami penurunan suara.&lt;br /&gt;Kemudian, bagi aktifis PMB dan PAN sebaiknyalah bersikap wara (berhati-hati) dalam mancari dukungan di Muhammadiyah. Hindarilah melakukan black campaint (kampanye negatif) antar partai satu dengan yang lain. Lakukanlah secara fair dan sehat. Janganlah beda partai, justeru merusak nilai ukhuwah di kalangan Muhammadiyah. Mari jadikan kedua kekuatan partai tersebut, sebagai roda politik Muhammadiyah dalam membangun dan mencerahkan Indonesia. Selamat Berjuang!&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dani Kurniawan&lt;br /&gt;Mahasiswa KPI&lt;br /&gt;UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta&lt;br /&gt;dan Pemerhati Politik Muhammadiyah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-5208751286144736784?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/5208751286144736784/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=5208751286144736784&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/5208751286144736784'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/5208751286144736784'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2007/12/politik.html' title='Politik'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-2347879692624531480</id><published>2007-12-21T22:17:00.000-08:00</published><updated>2007-12-21T22:19:19.080-08:00</updated><title type='text'>Pemanasan Global</title><content type='html'>&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;                                                 &lt;strong&gt;Memusuhi Lingkungan Alam menuai Bencana&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="justify"&gt;&lt;br /&gt;Kiamat Telah Dekat, judul sinetron religi tersebut mungkin akan segera menjadi kenyataan. Sebab bumi sebagai tempat kita tinggal selalu dirundung bencana, seperti : banjir, tanah longsor, gempa bumi, angin topan, kekeringan. Akibat bencana itu meluluh lantahkan kehidupan masyarakat. Banyak rumah hancur, listrik mati, jembatan putus, jalan rusak, harta benda hilang, jatuh korban jiwa.&lt;br /&gt;Sumber dari segala bencana di atas adalah pemanasan global atau global warming. Kini pemanasan global sudah menjadi permasalahan internasional, sehingga untuk mengatasinya membutuhkan kerjasama masyarakat dunia. Bentuk perhatian terhadap persoalan global warming, belum lama ini diselenggarakan konferensi perubahan iklim atau UNCCC (United Nation Climate Change Conference) dari tanggal 4 sampai 13 Desember di Bali.&lt;br /&gt;Sayangnya konferensi itu belum mampu membuahkan hasil yang maksimal, untuk penanggulangan pemanasn global. Perjanjian pengurangan gas emisi sempat berjalan buntu karena Amerika Serikat tidak mau menandatangai kesepakatan itu. Negri Paman Sam tidak setuju dengan pengurangan gas emisi dari dua puluh persen hingga dua puluh lima persen. Terhitung mulai tahun 2015 sampai 20.50&lt;br /&gt;Walaupun akhirnya Amerika Serikat menyetujui perjanjian itu. Namun pasal yang mengatur pengurangan gas emisi dari dua puluh persen hingga dua puluh lima persen harus dihilangkan. Karena Amerika Serikat adalah negara penyumbang gas emisi terbesar. Gas Emisi ialah gas penyebab terjadinya pemanasan global yang terdiri dari karbondioksida, mentana.&lt;br /&gt;Gas berbahaya tersebut diproduksi dari proses industrialisasi (asap pabrik, kendaraan) terus melaju tanpa memperhatikan lingkungan hidup. Sementara penyaring karbondioksida yaitu hutan semakin habis, diganti dengan gedung pencakar langit pabrik, mall, perkantoran. Apabila laju karbondioksida, mentana sering disebut gas rumah kaca sulit dikendalikan, maka akan menutup ruangan di bumi. Sehingga panas matahari yang masuk ke bumi menjadi tertahan gas rumah kaca. Wajarlah apabila suhu di bumi terus meningkat itulah yang disebut dengan pemanasan global.&lt;br /&gt;Ketika suhu panas di bumi terus meningkat maka akan mempengaruhi kondisi lingkungan alam. Dampak yang mengerikan adalah mencairnya es kutub selatan dan utara, sehingga menimbulkan naiknya air laut. Para ilmuwan IPCC memprediksi peningkatan lebih lanjut 9 - 88 cm (4 - 35 inchi) pada abad ke-21. Karena tingginya air laut menyebabkan daratan tenggelam. Maka punahlah kehidupan makluk hidup&lt;br /&gt;Agar tidak mengalami kejadian yang mengerikan, seperti dalam film The Day of Tomorrow. Sebaiknyalah kita belajar mencintai alam, bukannya memusuhinya. Sebab kita jualah yang akan menerima badai bencana&lt;br /&gt;Dani Kurniawan&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-2347879692624531480?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/2347879692624531480/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=2347879692624531480&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/2347879692624531480'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/2347879692624531480'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2007/12/pemanasan-global.html' title='Pemanasan Global'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-3345646061917528532.post-5125003246492306970</id><published>2007-12-21T22:12:00.000-08:00</published><updated>2007-12-21T22:16:07.680-08:00</updated><title type='text'>Mari Menjalin Persahabatan</title><content type='html'>Ass, gimana kabar teman-teman, kenalin namaku daNy sedang kul di UIN SUKA, orangnya ramah, cakep, senang cuap-cuap dan nulis. Bagi teman-teman silahkan bersahabat denganku pasti banyak manfaatnya, dan Insyaallah barakah. Ok&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/3345646061917528532-5125003246492306970?l=danny-embun.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://danny-embun.blogspot.com/feeds/5125003246492306970/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://www.blogger.com/comment.g?blogID=3345646061917528532&amp;postID=5125003246492306970&amp;isPopup=true' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/5125003246492306970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/3345646061917528532/posts/default/5125003246492306970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://danny-embun.blogspot.com/2007/12/mari-menjalin-persahabatan.html' title='Mari Menjalin Persahabatan'/><author><name>Embun</name><uri>http://www.blogger.com/profile/06860707051199526763</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://bp0.blogger.com/_vHF8yroJ6II/R23nFJjNe_I/AAAAAAAAAAM/T8_moxnuulI/S220/100_0567.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
